Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jurusan Teknik Mesin memiliki tingkat kesulitan tinggi, tetapi faktanya tak sedikit mahasiswa Teknik Mesin yang sukses meraih nilai di atas rata-rata dan bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Sesulit apa pun ilmu Teknik Mesin masih dapat dipelajari, asalkan kamu mau berusaha dan menyikapi hal tersebut sebagai tantangan.

Ingat, sebagian besar materi kuliah Teknik Mesin tak jauh dari angka dan mesin. Setidaknya, kamu harus menyukai pelajaran matematika, fisika, dan kimia. Akan lebih baik jika kamu memiliki kemampuan menggambar teknik dengan baik. Kalaupun tidak, bukan masalah besar karena yang terpenting adalah tekad dan kemauan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan.

Dengan metode belajar yang tepat, kamu tidak akan merasa terbebani meskipun tugas selalu setia menanti. Sebaiknya kamu perhatikan hal-hal selama menjadi mahasisa Teknik Mesin.

  1. Mempersiapkan Materi Sebelum Kuliah

Di awal perkuliahan, kamu akan mendapatkan rincian materi yang nantinya akan dipelajari selama kuliah atau biasa disebut dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). RPS ini sering diabaikan oleh mahasiswa karena dianggap tidak penting, sehingga banyak di antara mahasiswa yang tidak memiliki gambaran mengenai materi apa yang dipelajari selama 1 semester. Akibatnya, kamu akan mengalami kesulitan dalam memahami materi padahal waktu perkuliahan sangat terbatas jika dibandingkan dengan banyaknya materi yang ada.

Lain halnya jika kamu mau membaca dan mempelajari RPS. Kamu tidak akan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh dosen. Jika ada hal yang tidak kamu mengerti, jangan segan untuk bertanya pada dosen.

  1. Evaluasi Materi Setelah Kuliah

Selepas kuliah jangan langsung main, luangkan waktu sejenak untuk mengevaluasi materi secara keseluruhan. Catat hal-hal yang masih sulit atau belum dipahami, apabila ada kesempatan kamu dapat langsung bertanya kepada dosen atau berdiskusi dengan mahasiswa Teknik Mesin lainnya. Dengan melakukan evaluasi setiap hari, materi yang diberikan akan melekat kuat pada ingatan. Jangan sampai kamu baru melakukan evaluasi materi ketika ada tugas ataupun menjelang ujian karena hanya akan membuatmu kesulitan di tengah jalan.

  1. Buat Jadwal Belajar

Waktu kuliah cenderung lebih longgar jika dibandingkan dengan waktu belajar semasa di bangku sekolah menengah. Hal inilah yang kerap membuat mahasiswa terlena dan menghabiskan waktu untuk bersantai-santai. Agar waktumu lebih optimal, pastikan untuk membuat jadwal belajar. Dengan adanya jadwal belajar, kamu dapat membatasi diri, tahu kapan waktu untuk bermain dan belajar.

  1. Budayakan Membaca

Jika kamu kesulitan memahami materi, artinya kamu harus membiasakan diri untuk membaca. Bacalah berulang kali hingga kamu menguasai materi tersebut. Selain mempermudah proses penyerapan materi, membaca akan membuat pengetahuanmu semakin luas.

  1. Melakukan Eksperimen di Luar Kampus

Melakukan eksperimen di luar kampus saat waktu luang sangat bermanfaat untuk memperdalam materi kuliah secara efektif. Banyak cara eksperimen sederhana tanpa menghabiskan biaya. Misalnya materi yang sedang kamu pelajari adalah motor bakar torak, kamu dapat melakukan servis pada mesin motor sendiri atau main ke bengkel teman. Cara ini dapat membuat kamu lebih memahami bagaimana prinsip motor bakar sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

  1. Aktif Membuat Jurnal ataupun Artikel Ilmiah

Bisa dibilang program studi Teknik Mesin memiliki potensi pengembangan materi yang menjanjikan. Banyak sekali hal yang dapat dikembangkan dari teori yang ada. Jika kamu ingin menambah wawasan sekaligus bereksperimen, cobalah untuk membuat jurnal atau artikel ilmiah. Selain dapat digunakan sebagai cara berlatih menulis dengan baik,, tak jarang cara ini mampu menghasilkan penemuan produk baru yang layak guna dan memiliki nilai jual.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here